Tips Berpuasa Bagi Penderita Penyakit Asma

Tips Berpuasa Bagi Penderita Penyakit Asma
Pada bulan ramadhan, umat muslim diwajibkan untuk melaksanakan ibadah puasa. Namun, bagi umat muslim yang memiliki sebuah penyakit khusus, kehadiran bulan Ramadan sering kali membuat bingung dan cemas. Bagi mereka yang memiliki penyakit khusus, pasti bertanya-bertanya, apakah saya mampu untuk melakukan puasa, bagaimana jika penyakit yang saya derita ini kambuh saat berpuasa, atau bagaimana dengan tahap penyembuhan saya. Itu merupakan sederet pertanyaan yang kerap sekali keluar dan dipertanyakan oleh mereka yang kurang beruntung, karena memiliki sebuah penyakit tertentu. Seperti seorang yang memiliki penyakit Asma, pada umumnya orang yang memiliki asma akan cemas, apakah dapat menunaikan ibadah puasa dengan baik serta kerapkali dibuat bingung tentang pemakaian obat semprot yang berguna sebagai pelega napas (inhaler). Kali ini saya akan membahas mengenai, bagaimana Tips Berpuasa Bagi Penderita Penyakit Asma, agar penderita asma dapat menjalankan puasa dengan baik. Nah, di bawah ini ada beberapa hal yang penting dan perlu Anda cermati :

baca juga artikel yang bertema puasa..

Penderita Penyakit Asma
  • Hal pertama yang perlu Anda lakukan adalah kunjungi dokter Anda untuk memperoleh kontrol kesehatan terlebih dulu kurang lebih satu bulan, sesampainya satu minggu sebelum bulan Ramadhan. Nah, di situ Dokter akan melakukan wawancara medis serta kontrol fisik untuk mengetahui, apakah derajat asma yang kini sedang Anda alami membaik, jika termonitor dengan baik dan tidak memburuk maka Anda dapat dipastikan bisa menjalankan ibadah puasa dengan aman. 
  • Bila saat Anda kumat dan sudah terbiasa memakai alat bantu inhaler, biasakan diri untuk memakai inhaler pada waktu makan sahur serta pada saat berbuka untuk dapat tetap mengontrol asma Anda.
  • Ada baiknya jika Anda tetap senantiasa membawa alat bantu inhaler. Karena, ditakutkan jika sewaktu Anda sedang berpuasa tiba-tiba hal yang tidak diinginkan terjadi yaitu asma yang kambuh, maka cepat-cepatlah untuk memakai alat bantu inhaler tersebut.
  • Masalah yang sering menjadi penyebab gagalnya seorang penderita asma melakukan puasa adalah dehidrasi. Karena, jika seorang penderita asma terserang dehidrasi, maka dapat membuat saluran pernapasan orang tersebut menjadi kering sehingga bisa menyebabkan terjadinya serangan asma. Karena itu, sebaiknya jika Anda seorang penderita asma, cukupilah asupan cairan atau air putih pada waktu sahur serta pada saat berbuka puasa.
  • Sebaiknya jauhi banyak kegiatan yang berada di bawah terik cahaya matahari atau ruangan ber-AC yang terlampau dingin, hal tersebut lantaran dapat menyebabkan terjadinya dehidrasi. 
  • Bila kondisi asma Anda sepanjang melakukan puasa semakin memburuk, sebaiknya cepat-cepatlah untuk langsung menghubungi dokter agar memperoleh penyesuaian terapi.
  • Jika sewaktu Anda lega, tanyakan pada Ustadz atau alim ulama yang ada di daerahmu. Tentang hukum pemakaian alat bantu inhaler pada waktu berpuasa.

Nah, semoaga artikel tersebut dapat membantu Anda yang menderita penyakit asma, untuk melakukan ibadah puasa.