5 Cara Ampuh Mengobati Penyakit Maag Secara Alami dan Tradisional

Cara alami untuk mengobati serta mencegah penyakit maag datang kembali sudah banyak dikembangkan oleh para peneliti dan masyarakat. Karena selain mudah untuk didapatkan, pengobatan tradisional minim efek samping merugikan dan juga tidak menimbulkan ketergantungan. Sebelum masuk ke beberapa opsi pengobatan tradisional yang bisa dicoba untuk meredakan maag, mari kami ajak terlebih dahulu untuk mengenal tentang penyakit maag, gejala dan apa penyebabnya.
Penyakit Maag
Mengobati Penyakit Maag
Pengertian Penyakit Maag dan Penyebab serta Gejala Utamanya
Penyakit maag seperti yang telah kita ketahui bersama banyak diderita oleh sebagian besar masyarakat terutama di negara kita Indonesia. Penyakit maag atau tukak lambung (gastritis), merupakan penyakit yang mengacu pada keadaan peradangan di lambung. Peradangan ini dapat terjadi karena infeksi bakteri Helicobacter pylori yang menyebabkan munculnya luka pada lambung. Selain itu ada beberapa faktor lain yang bisa memicu penyakit maag yaitu pola hidup yang tidak sehat, faktor stress dan banyak pikiran, serta pola makan yang tidak teratur. Pola hidup serta pola makan yang tidak sehat serta tidak teratur ini bisa memicu dan mengakibatkan penyakit maag semakin parah. Yang sebelumnya intensitasnya jarang, bisa menjadi semakin sering dan luka yang ditimbulkan serius.

Sakit maag diartikan sebagai gejala rasa sakit di ulu hati, organ dan saluran cerna atas. Gejalanya berupa kembung, mual, kurang nafsu makan, kembung, diare, dan muntah. Penyakit maag dibagi menjadi beberapa  jenis, yaitu:

  • Sakit maag fungsional, apabila diperiksa lebih lanjut dengan cara endoskopi saluran cerna bagian atas, tidak ditemukan kelainan anatomis.
  • Sakit maag organik jika diperiksakan melalui endoskopi, ditemukan suatu kelainan secara anatomi. Seperti contohnya luka lambung atau usus dua belas jari, kemudian kanker organ pencernaan serta polip di kerongkongan.
  • Maag ringan terjadi apabila dalam pemeriksaan ditemukan asam lambung berlebihan di dinding lambung
  • Maag sedang, gejalanya sakit, nyeri, serta mual yang menyakitkan
  • Maag kronis, intensitasnya sudah parah daripada maag sedang, sudah mengalami luka dan peradangan di mukosa lambung.
  • Maag akut, terjadi ketika kondisi lambungnya terdapat infeksi hingga borok di lambung. Bisa juga disebabkan oleh bakteri Helycobacter pylori
  • Kanker lambung, yang merupakan tahap paling berbahaya dan harus segera ditangani paramedis.

Berikut ini kami berikan beberapa gejala penyakit maag sebagai tambahan informasi:

  • Rasa seperti terbakar atau nyeri umum tukak lambung. Rasa sakit ulkus peptikum dirasakan mulai tulang dada sampai ke pusar. Rasa sakitnya bisa merambat selang beberapa menit hingga beberapa jam. Serangan akan semakin parah di waktu malam hari terutama ketika perut sedang kosong. Cara mengatasinya bisa dilakukan dengan mengkonsumsi makanan tertentu atau obat yang meminimalisir asam di perut.
  • Mengalami muntah darah serta asam merupakan gejala awal ulkus lambung. Apabila mengalami kejadian ini harus segera memeriksakannya ke dokter.
  • Muntah serta mual juga menjadi gejala dari penyakit maag.
  • Tinja dari orang yang sakit tukak lambung warnanya menghitam seperti berdarah. Bila mengalami kejadian ini harus segera diobati karena apabila terlambat dapat menyebabkan anemia atau kekurangan darah.
Makanan Pemicu Penyakit Lambung atau Maag yang Perlu Dihindari

Selain keadaan fisik atau tubuh yang lemah, adapun beberapa makanan ternyata bisa memicu terjadinya penyakit maag. Apa sajakah itu? Berikut ulasannya mengenai makanan penyebab penyakit maag  berdasar penelitian para ahli Otolaryngology New York.

Minuman bersoda atau disebut dengan mengandung karbonasi sifatnya sangat asam dan bisa menyebabkan kembung dan kondisinya menjadi kurang nyaman.

Cokelat mengandung zat theobromine, seperti halnya kakao serta kafein, yang bisa memicu kadar asam berlebih di lambung. Cokelat ternyata juga banyak mengandung lemak yang bisa memengaruhi asam lambung.

Minuman beralkohol seperti wine, bir dan arak bisa memengaruhi kenaikan asam lambung dan melemaskan saluran bagian bawah esofagus yang langsung berkaitan dengan perut.

Gorengan bisa memengaruhi asam lambung dikarenakan kandungan lemak tinggi. Adapun mengkonsumsi gorengan juga memicu gangguan jantung seperi rasanya terbakar (heartburn) yaitu nyeri ulu hati.

Kandungan lemak yang tinggi pada daging kambing, sapi atau domba bisa menyebabkan kenaikan asam lambung.   Solusinya bisa dengan mengurangi intensitas konsumsi minimal seminggu sekali. Produk olahan susu yang mengandung lemak tinggi juga bisa meningkatkan asam lambung. Diusahakan untuk menghentikan konsumsi susu atau mentega dengan lemak tinggi agar bisa terhindar dari penyakit maag.

Minum kopi terlalu banyak setiap harinya bisa memberikan kontribusi tentang gangguan lambung. Konsumsi kopi yang mengandung kafein bisa diganti dengan teh.

Cara Alami dan Tradisional dalam Pengobatan Penyakit Maag.
Ternyata dalam pengobatan atau terapi penyakit lambung tidak harus menggunakan obat-obatan kimia, malah ada beberapa tips pengobatan herbal dari tanaman berkhasiat untuk menyembuhkan penyakit maag. Berikut ini pembahasannya lebih lanjut untuk Anda:

  • Kunyit dikenal bisa mengobati luka sejak tahun 1953. Berdasarkan riset penelitian ditemukan bahwa studi kasus sakit perut karena tukak lambung setelah dua belas minggu pengobatan, 88% dari penderita mengonsumsi pil kunyit sebanyak 3 pil atau 4 gram. Hasilnya terdapat perbaikan serta kasus bisa disembuhkan. Cara mengolahnya cukup mudah, 2 jari kunyit dikupas kulitnya lalu dibersihkan, diparut, diseduh dengan air matang. Diamkan airnya semalaman lalu diminum rutin dua kali sehari, sebelum makan dan juga malam hari sebelum tidur.
  • Kandungan magnesium laktat dan aloenin pada tanaman lidah buaya bisa menghambat sekresi dari asam lambung. Gel segar diambil dari lembar daun lidah buaya, dikonsumsi langsung dengan intensitas dua kali sehari. Anda bisa menambahkan madu untuk pemanis alaminya.  Tetapi   khusus untuk ibu hamil disarankan tidak mengonsumsi herbal lidah buaya ini.
  • Perdu atau terna kemangi hutan banyak ditemui di Pulau Jawa serta dataran rendah, dan ampuh mengobati penyakit maag. Caranya cukup mudah, Anda bisa mengonsumsi daun kemangi hutan segar sebagai tambahan lalapan setiap hari.
  • Tanaman kencur, rimpangnya satu jari dicuci bersih lalu dikupas serta dikunyah dengan tambahan garam secukupnya. Kunyah kencur perlahan, lalu ditelan, dan diselingi minuman air hangat. Lakukan terapi ini sebanyak tiga kali sehari.
  • Satu genggam daun cincau sekitar 80 gram berat basahnya, dicuci bersih kemudian digiling halus. Remas daunnya menggunakan air matang dan saring, tambahkan sedikit air kapur sirih secukupnya supaya cepat mengental. Setelah menggumpal atau mengental, bisa disantap menggunakan air gula maupun sirup. Lakukan terapi ini rutin hingga tiga kali sehari, masing-masing menggunakan gelas ukuran 200 cc.

Beberapa tips serta pembahasan lengkap mengenai penyakit maag diharapkan bisa semakin meningkatkan perhatian kita akan penanganan penyakit maag serta informasi mengenai seluk beluk penyakit maag. Tentunya penyakit lambung ini tidak hanya bisa diobati dengan obat-obatan konvensional kimia resep dokter, tetapi juga bisa menggunakan obat tradisional.