19 Obat Gusi Bengkak Medis dan Tradisional (Serta Pencegahan)

Obat Gusi Bengkak. Gusi bengkak adalah penyakit serius yang terjadi di dalam mulut dengan efek pada penderita yang tersiksa karena merasakan denyut menyakitkan dari gusi yang meradang tersebut hingga terasa di kepala. Gusi bengkak bisa memicu sakit gigi, ini karena gusi adalah jaringan kokoh yang menempel di bagian bawah gigi.

Penyebab Gusi Bengkak

Obat Gusi Bengkak

Penyebab gusi bengkak perlu dicari tahu agar nantinya lebih mudah untuk diobati. Dilihat dari segi medis penyebab gusi bengkak yang paling sering adalah sebagai berikut.

Radang Gusi
Adanya peradangan atau iritasi pada gusi tak jarang mengakibatkan terjadinya pembengkakan pada gusi. Radang gusi atau gingivitis terjadi akibat kondisi kebersihan mulut yang tidak baik. Banyak plak (lapisan pada gigi yang tersusun dari bakteri) yang melapisi gigi lama kelamaan akan menusuk-nusuk gusi karena berubah menjadi karang gigi yang sulit dibersihkan.

Apabila tidak segera diobati dapat merontokkan gigi yang menempel pada gusi yang mengalami peradangan tersebut.

Kehamilan
Fase hamil membuat hormon tubuh meningkatkan aliran darah pada gusi yang membuatnya lebih mudah teriritasi, dan kemudian menyebabkan gusi bengkak. Perubahan hormonal ini berpotensi meningkatkan risiko terserang radang gusi karena tubuh tidak berdaya melawan bakteri yang menyebabkan infeksi gusi.

Kekurangan Vitamin C dan Nutrisi Penting Lain
Vitamin C mempunyai peranan yang vital bagi kesehatan tubuh. Kekurangan vitamin C bisa menimbulkan berbagai masalah kesehatan seperti rentan terhadap infeksi karena sistem imun tubuh yang melemah, anemia atau kurang darah disertai lemas karena tubuh kekurangan asupan zat besi yang seharusnya bisa diserap dengan baik oleh tubuh yang dibantu dengan vitamin C, sariawan, dan gusi bengkak.

Selain vitamin C yang mempunyai andil besar dalam memicu gusi bengkak jika mengalami defisiensi, ada pula nutrisi lain yang dapat memengaruhi kesehatan gusi bilamana kebutuhannya tidak mencukupi. Nutrisi tersebut adalah asam folat. Asam folat diperlukan tubuh untuk melakukan sintesis protein, mendorong proses produksi sel darah merah, menjaga fungsi sel normal, dan mencegah penyakit pada gusi seperti gingivitis.

Serangan Bakteri Akibat Plak Gigi
Terinfeksi oleh bakteri yang menempel pada sela-sela gigi ataupun di dalam mulut bisa memperburuk kondisi kesehatan mulut. Plak gigi yang mendeposit bakteri, lendir, dan sisa-sisa makanan juga ikut serta dalam meningkatkan risiko gusi mengalami pembengkakan. Apabila tidak dibersihkan segera, maka presentase terkena masalah kesehatan mulut pun semakin besar. Hal ini bertambah buruk seiring perkembangan abnormal jamur candida di dalam mulut.

Alkohol
Baik itu minuman beralkohol ataupun obat-obatan yang mengandung alkohol semacam obat kumur, sangat tidak sarankan untuk dipakai terlalu sreing. Alasannya karena alkohol menyalurkan beberapa bahaya seperti:
  • Menyebabkan iritasi pada jaringan gusi
  • Mengganggu pola makan sehingga risiko mengalami kekurangan gizi pun semakin tinggi. Sebelumnya sudah dijelaskan kalau kekurangan gizi (termasuk vitamin) bisa mengembangkan permasalahan gusi.
  • Mengancam gigi dan gusi mengalami kerusakan permanen akibat pecandu alkohol biasanya mengabaikan gejala awal penyakit gusi yang timbul.

Pemakaian Kawat Gigi ataupun Gigi Palsu

Behel atau kawat gigi dan gigi palsu yang penempatannya tidak pas bisa menyebabkan pembengkakan pada gusi. Hal ini berlaku pada tambalan gigi yang kurang sempurna sehingga membuat sisa makanan dan bakteri yang menempel bersemayam pada sela-sela gigi yang pada akhirnya menjadikan gusi mengalami pembengkakan. Oleh karena itu, ada baiknya Anda yang hendak memasang behel atau gigi palsu, carilah dokter yang sudah memiliki pengalaman cukup lama sehingga risiko cacat tambalan berkurang.

Cara Mengobati Gusi Bengkak

Mengatasi penyakit gusi bengkak haruslah tepat. Rekomendasi pada ahli untuk meringankan rasa sakit karena gusi membengkak antara lain.
  • Menggunakan obat kumur yang dibuat sendiri dari larutan garam pada air hangat guna membersihkan gigi, gusi, dan rongga mulut dari bakteri.
  • Membasahi rongga mulut dengan cara minum banyak air, tujuan utama untuk membantu merangsang produksi air liur yang membunuh bakteri penyebab gusi bengkak.
  • Menggosok gigi dengan cara yang benar agar tidak mengiritasi gusi.
  • Hindari penggunaan obat kumur dengan zat yang dapat memperparah gusi bengkak. 
  • Berhenti menghisap rokok karena tembakau dapat memperburuk kondisi ini, jangan pula minum alkohol saat gusi masih bengkak.
  • Melakukan pemijatan perlahan pada gusi merupakan alternatif termudah.
  • Terakhir, kompres dengan kain yang telah dicelupkan pada air hangat pada bagian luar (pipi) gusi bengkak untuk meredakan rasa sakit pada gusi.

Obat Gusi Bengkak

Dalam mempercepat proses pemulihan Anda dapat minum obat gusi bengkak yang biasa dipilih dokter seperti berikut.

Obat penghilang rasa sakit
  • Pertama Anda bisa minum obat untuk mengurangi dan menghilangkan rasa sakit yang terjadi akibat gusi bengkak, yaitu analgesik yang dapat dengan mudah Anda temukan, contohnyaL ibuprofen, metampiron (antalgin), dan asam mefenamat.
  • Antibiotik untuk membunuh bakteri penyebab infeksi gusi dapat Anda minum sesuai anjuran dokter.
  • Obat anti radang untuk mengatasi peradangan yang terjadi pada gusi bengkak dan area lain dalam mulut. Sebelum mengonsumsi obat ini sebelumnya Anda sudah menyesuaikan dengan petunjuk dokter.

Jika Anda tertarik dengan cara para leluhur, menggunakan obat gusi bengkak tradisional dapat membantu mengempeskan gusi yang bengkak secara perlahan.

Bayam Duri
Bahan: Tanaman bayam duri dengan jumlah secukupnya.
Cara pemakaian: Bakar tanaman bayam duri menggunakan alas dari genteng dan setelahnya ditumbuk hingga halus. Gunakan ramuan herbal ini seperti salep, yaitu dioleskan pada bagian gusi yang sakit.

Asam Jawa (Untuk Menghilangkan Karang Gigi Penyebab Gusi Bengkak)
Bahan: Biji asamjawa (secukupnya).
Cara pengobatan: Sangrai bahan selama beberapa menit, kemudian tumbuk hingga hancur dan halus. Gosok pada gigi yang dilapisi karang dengan kain atau sikat gigi.

Kulit Andong
Bahan: Kulit andong dan garam (secukupnya).
Cara pembuatan: Bersihkan kulit andong dengan air, kemudian kupas dan tambahkan sedikit garam. Ramuan diaduk, kemudian oles pada tempat yang sakit.

Krokot
Bahan: Tanaman krokot (200 gram) dan air (3 gelas).
Cara pengobatan: Cuci kulit krokot, setelah itu rebus dengan 3 gelas air sampai mendidih dan tersisa 1 gelas. Tunggu dingin, minum air sampai habis.

Gambir
Bahan: Gambir (3 potong), empu kunyit (1/2 jari), dan air matang (2 gelas).
Cara pengolahan: Kedua bahan (gambir dan empu kunyit) dibersihkan, kemudian iris tipis-tipis. Rebus ke dalam panci yang telah berisi 2 gelas air sampai mendidin dan tersisa 1 gelas saja. Gunakan air rebusan untuk berkumur (setelah hangat). Pengobatan dilakukan 3 - 4 kali dalam sehari.

Cara Mencegah Gusi Bengkak (Lagi)

  1. Sehabis makan, menjelang tidur, dan bangun tidur rajin-rajinlah menggosok gigi atau flossing.
  2. Setiap enam bulan sekali setidaknya berkunjung ke dokter gigi untuk membersihkan kotoran pada gigi yang tidak bisa dihilangkan hanya dengan menyikat gigi (plak dan karang gigi).
  3. Apabila mulut Anda sering kering, tanya pada dokter tentang obat kumur dan pasta gigi yang tidak membahayakan kondisi ini.
  4. Makan buah atau minum suplemen yang kaya vitamin C, kalsium, dan asam folat untuk mencegah gusi bengkak.

Dalam beberapa kasus, gusi bengkak bisa disertai nanah (abses gingiva). Ketika kondisi sudah separah itu, tindakan yang dilakukan yaitu insisi dan drainase (mengeluarkan nanah dengan sedikit menyayat gusi agar nanah keluar dan dibersihkan sesuai prosedur).

Perlu Anda ketahui juga apabila gusi yang bengkak sudah melewati dua minggu. Anda wajib berobat ke dokter dan bercerita tentang masalah yang sedang Anda alami, seperti kapan mulai terjadi pembengkakan dan seberapa sering terjadi. Terkadang untuk mengecek adanya infeksi atau tidak, dokter melakukan tes darah.