Alergi Kacang Almond – Ciri-ciri, Gejala, dan Pengobatannya

Alergi Kacang Almond – Ciri-ciri, Gejala, dan Pengobatannya

Menderita alergi kacang almond bukanlah bukanlah sesuatu yang bisa diabaikan karena berpotensi menjadi kondisi yang sangat berbahaya jika dibiarkan begitu saja. Dengan begitu, sangatlah penting bagi anda untuk selalu memahami gejala dan tanda dari jenis alergi yang satu ini, serta metode dan perawatan diagnostik yang baik untuk dilakukan.

Alergi kacang almond biasanya bisa muncul dalam 2 bentuk yang berbeda: yaitu alergi primer dan alergi sekunder.

Jika anda memiliki alergi primer terhadap kacang almond, kemungkinan itu disebabkan oleh sebuah proses yang disebut dengan sensitisasi di dalam tubuh. Hal ini terjadi karena tubuh anda menciptakan antibodi setelah terpapar kacang almond demi melawan zat yang diduga asing tersebut. Kondisi ini tentunya akan mengakibatkan reaksi alergi di dalam tubuh anda secara langsung.

Sedangkan alergi sekunder terjadi ketika tubuh anda secara keliru mengenali protein yang ditemukan dalam beberapa jenis tanaman tertentu – seperti serbuk sari dari bunga – yang bisa membuat anda terkena demam. Ketika tubuh anda mendeteksi adanya protein sejenis, maka biasanya akan menyebabkan peradangan di area tenggorokan dan mulut. Untungnya, Alergi sekunder ini selain jarang terjadi, gejalanya juga cenderung lebih ringan dari reaksi alergi primer.

Alergi Kacang Almond

Gejala Alergi Kacang Almond

Gejala utama dari alergi kacang almond bisa menyebabkan anda terkena gangguan perut, ruam, dan bahkan lebih buruk daripada itu. Untuk lebih jelasnya, berikut sudah kami paparkan beberapa gejala yang mungkin terjadi ketika anda terpapar kacang almond dan mengalami alergi.

Masalah Perut

Kapanpun anda menelan sesuatu yang bisa memicu alergi, maka perut anda akan langsung bereaksi sehingga membuat anda terkena gangguan pencernaan, perut kembung, sakit perut, kram, muntah, bahkan hingga diare.

Masalah Kulit dan Mulut

Mungkin gejala yang paling umum dari alergi kacang almond bisa berupa ruam atau bengkak di kulit atau mulut anda – dimana merupakan area yang paling terkena kontak dengan kacang tersebut. untungnya, bengkak tersebut biasanya akan hilang dengan sendirinya.

Anafiloksis

Reaksi alergi jenis ini merupakan gejala yang paling berbahaya diantara gejala-gejala alergi yang mungkin anda alami. Anafiloksis bisa mempengaruhi baik pernafasan maupun sirkulasi anda dengan sangat cepat. Ketika anda terkena anafiloksis biasanya akan membuat anda kesulitan bernafas atau menelan makanan. Dalam beberapa kasus yang lebih parah, anda akan merasakan pusing, pingsan, hingga menyebabkan kematian.

Pengobatan Alergi Kacang Almond

Pengobatan yang terbaik dalam mengobati alergi kacang almond bisa dengan menghindari kacang almond itu sendiri secara total. Tetapi untuk kasus yang lebih serius, injek epinefrin mungkin akan dibutuhkan.

Injek Epinefrin

Untuk reaksi alergi yang sangat parah – seperti anafiloksis – dimana bisa membahayakan nyawa anda, maka injek epinefrin bisa membantu anda dalam menangani situasi tersebut. Hal ini dilakukan untuk memberi tubuh anda sentakan adrenalin demi mengatasi respon alergi tersebut sehingga bisa menyelamatkan nyawa anda.

Merubah Pola Makan

Seperti yang sudah dijelaskan di atas bahwa sangatlah direkomendasikan bagi anda untuk bisa menghindari kacang almond ataupun jenis-jenis makanan yang mengandung kacang tersebut secara total. Mengatur asupan makanan memang tidak mudah seperti kelihatannya, terutama jika anda merupakan seseorang yang sangat menyukai kacang almond. Tetapi dengan diiringin pengobatan alergi atau inhaler, maka anda masih memiliki kesempatan untuk terhindar dari gejala mematikan tersebut atau bahkan sembuh.

Alergi Kacang Almond – Ciri-ciri, Gejala, dan Pengobatannya | Afrianti Rahayu | 5