18 Bahaya Merokok yang Buruk Bagi Kesehatan

Bahaya Merokok. Merokok adalah kebiasaan buruk yang tidak baik bagi tubuh, mengancam kesehatan yang pada akhirnya tidak jarang mengakibatkan kematian. Kebiasaan merokok akan merusak seluruh organ vital tubuh, terlebih pada sistem pernapasan seperti paru-paru.

Setiap perokok, baik aktif ataupun pasif sebetulnya memiliki kesadaran akan tingginya ancaman yang datang dari rokok, tapi karena nikotin bisa memicu ketergantungan atau kecanduan, sangat sulit untuk menghentikan kebiasaan ini.

Bahaya Merokok

Bahaya Merokok
(c) Wide Wallpapers
Bahaya merokok bisa datang karena di dalam rokok tersimpan lebih dari 6.000 racun yang siap merusak sistem beserta organ tubuh. Efek yang ditimbulkan akan terlihat pada jangka panjang ataupun secara langsung, tergantung jumlah batang rokok yang biasa dihisap dalam satu harinya. Jika Anda seorang perokok yang sulit untuk menjauhi kebiasaan tersebut, cobalah untuk takut akan bahaya merokok berikut ini.

1. Kecanduan lagi ketergantungan

Di dalam rokok terdapat nikotin yang merupakan zat adiktif berbahaya seperti heroin. Zat tersebut dapat mempengaruhi otak. Ketika Anda menghisap satu batang rokok, maka secara otomatis nikotin akan terhisap dan bilamana dosis nikotin yang masuk ke tubuh besar, otak akan memberi respon berupa candu disaat Anda tidak menghisap rokok.

Sekilas, bahaya merokok ini tidak mempunyai dampak buruk bagi kesehatan. Namun, ada beberapa efek yang mungkin Anda rasakan seperti mudah terpancing emosinya, merasakan kecemasan, dan keinginan atau hasrat untuk merokok yang tinggi begitu terluap dalam nafsu diri.

2. Gangguan pendengaran

Merokok akan mengurangi pasokan oksigen ke koklea (rumah siput) yang berada di telinga bagian dalam. Gangguan ini dapat membuat koklea mengalami kerusakan yang pada akhirnya pendengaran pun akan terganggu, tidak menutup kemungkinan Anda menjadi tuli hanya karena rokok.

3. Kebutaan dan ketidakmampuan melihat pada malam hari

Nikotin di dalam rokok akan menyebabkan perubahan fisik pada mata yang berpotensi mempengaruhi penglihatan. Zat berbahaya dalam rokok akan membatasi ataupun menghambat produksi zat kimia yang dibutuhkan agar mata dapat melihat ketika malam hari.

Bahaya merokok terkait kesehatan mata lainnya adalah tingginya risiko terhadap katarak dan degenerasi makula, dimana kedua penyakit tersebut dapat membuat mata mengalami kebutaan permanen.

4. Wajah menjadi kusam, kering, dan lusuh

Tuhan memberikan wajah yang berbeda pada setiap insan, ada yang tampan rupawan hingga ayu kemayu. Tetapi kebanyakan orang tidak pernah mensyukuri dan menjaga anugerah tersebut. Sebagai contoh, dengan merokok maka wajah sewaktu-waktu akan tidak menarik untuk dilihat.

Hal tersebut sebetulnya merupakan fakta. Sangat jarang perokok aktif yang mempunyai wajah bebas dari masalah seperti kulit kering, jerawat, komedo, keriput, kusam, dan lusuh. Para ahli juga sangat menyayangkan setiap orang yang kiranya diberi anugerah lebih dengan wajah tampan dan cantik, tetapi tidak mau menjaganya, justru merusaknya dengan kebiasaan yang dianggapnya sepele, seperti merokok.

5. Meningkatkan risiko penyakit jantung, serangan jantung, dan stroke

Merokok dapat membuat jantung bekerja lebih ekstra dalam memompa darah ke seluruh bagian tubuh akibat tekanan darah mengalami kenaikan. Karbon monoksida yang didapat dari asap rokok dan masuk ke tubuh karena terhirup oleh hidung juga berkontribusi pada pengurangan jumlah oksigen, akibatnya jantung bekerja lebih keras.

Jika sudah seperti itu kondisinya, sangat besar kemungkinan seorang perokok (mungkin Anda) menderita penyakit jantung ataupun serangan jantung. Pada banyak kasus kematian akibat gangguan pada jantung, kebanyakan dari mereka menderita penyakit jantung karena semasa hidupnya hanya dihabiskan untuk melakukan kebiasaan yang tidak baik bagi kesehatan, salah satunya adalah merokok.

6. Darah terkoagulasi

Darah akan menggumpal (koagulasi), padat, dan juga lengket akibat kebiasaan merokok. Belum diketahui secara pasti mekanisme pembentukan gumpalan darah yang disebabkan oleh rokok, tetapi banyak peneliti yang mengatakan hal tersebut masih ada sangkutannya dengan zat adiktif pada rokok.

Darah yang menggumpal ini akan membuat hati kesulitan untuk memindahkan atau menyalurkan atau mengedarkan (sirkulasi) darah ke seluruh tubuh. Terlebih saluran yang menuju ke organ vital seperti jantung, otak, dan kaki mengalami penyumbatan akibat nikotin pada rokok. Bahaya merokok yang satu ini juga menjadi umpan datangnya penyakit stroke dan serangan jantung.

7. Lemak menumpuk

Tubuh Anda akan berubah ibarat celengan untuk mengumpulkan uang, hanya saja bentuknya berbeda, yakni lemak darah (kolesterol). Merokok akan meningkatkan jumlah kolesterol dan lemak tidak sehat yang beredar di dalam darah. Keduanya dapat memicu terbentuknya plak pada dinding arteri dan juga mengakibatkan terjadinya penyempitan pembuluh darah arteri pada jantung, otak, dan kaki sehingga membuat aliran darah normal mengalami kesulitan.

Tersumbatnya aliran darah pada otak dan jantung dapat menyebabkan serangan jantung atau stroke. Sedangkan penyumbatan pembuluh darah pada kaki dapat mengancam hilangnya jari-jari kaki atau bahkan bagian kaki Anda, karena harus diamputasi.

8. Kesulitan bernapas

Bahaya merokok yang satu ini sangat terkait dengan organ pernapasan manusia, yaitu paru-paru. Kebiasaan menghisap rokok dapat menyebabkan terjadinya inflamasi atau peradangan pada saluran pernapasan dan jaringan paru-paru. Tanda-tandanya bisa dilihat dengan seringnya merasakan sesak napas atau bersin-bersin.

Seiring bertambah parahnya keadaan, peradangan akan membentuk jaringan parut yang menyebabkan paru-paru mengalami perubahan fisik dan pada akhirnya saluran pernapas benar-benar rusak. Perokok yang berada pada posisi tersebut akan mengalami kesulitan bernapas secara intens, bahkan ada yang disertai dengan batuk kronis berlendir.

9. Emfisema

Emfisema merupakan penyakit paru-paru yang salah satu pemicunya adalah asap rokok. Penyakit ini terjadi ketika kantong udara kecil (alveolus) pada paru-paru mengalami kerusakan, sehingga sistem pernapasan mengalami sedikit gangguan. 

Jika kondisinya semakin parah, kebocoran dinding alveolus akan membuat paru-paru tidak bisa menyimpan udara segar secara sempurna sehingga mempengaruhi suplai oksigen ke seluruh tubuh. Dampak yang akan dihasilkan adalah pernapasan menjadi sangat terganggu.

10. Pneunomia

Penyakit paru-paru ini juga terkait dengan emfisema, tetapi penyebabnya adalah virus, bakteri, jamur, ataupun parasit.

Mekanismeanya, merokok akan melemahkan sistem umum karena kebiasaan buruk ini sering mengundang infeksi saluran pernapasan. Beriringan dengan lemahnya sistem imun, bronus, dan paru-paru, virus atau bakteri pneumonia dapat dengan mudah masuk ke dalam tubuh dan mengobrak-abrik jaringan paru-paru.

11. Mempengaruhi cilia

Di dalam paru-paru terdapat rambut halus menyerupai bulu mata yang melapisi saluran udara dan tugasnya adalah menjaga ruang-ruangan di dalam paru-paru tetap bersih, yakni cilia. Cilia yang sehat bekerja sebagai pembersih paru-paru dari lendir dan pengecil kemungkinan masuknya sesuatu yang memicu infeksi.

Asap rokok dapat mengganggu kinerja cilia. Karena cilia tidak berfungsi dengan baik setiap kali Anda menghisap rokok, maka kemampuan yang biasa dimiliki cilia untuk memfilter kotoran yang masuk ke dalam paru-paru menjadi berkurang. Pada keadaan ini, bahan-bahan pencemar dan beracun di dalam rokok ataupun bukan akan terseret ke dalam paru-paru.

12. Kanker paru-paru

Pada bungkus rokok saja sudah tertera salah satu bahaya merokok adalah kanker, tetapi kenapa masih banyak yang merokok? Silahkan Anda baca dari awal.

Kanker paru-paru pada beberapa tahun terakhir menjadi penyebab utama kematian oleh kanker. Kabar buruknya, kebanyakan dari mereka (sekitar 90% orang) yang mengidap kanker paru-paru terjadi akibat keseringan menghisap rokok, walaupun hanya menghisap tembakau tanpa asap.

Asap rokok akan masuk secara inhalasi ke dalam paru-paru. Zat beracun di dalam rokok ataupun asapnya akan merangsang sel yang berada di dalam paru-paru mengalami pertumbuhan abnormal. Ukuran sel yang tidak normal itulah yang membuat seorang perokok mengidap kanker paru-paru.

13. Kanker kandung kemih

Hampir 40% penyakit kanker kandung kemih terjadi pada perokok. Survey tersebut juga semakin terbukti kebenarannya karena diperkuat dengan hasil riset yang menunjukkan tingginya senyawa 2-naphtylamine dalam rokok yang berubah menjadi karsinogen yang mengarah pada kanker kandung kemih.

14. Kanker kerongkongan

Asap rokok dapat merusak DNA dari sel-sel esofagus sehingga menyebabkan kanker kerongkongan. Survey menyatakan 80% kasus kanker kerongkongan (esofagu) disebabkan oleh merokok.

15. Mengarah pada diabetes

Diabetes merupakan penyakit yang terjadi akibat berlebihnya kadar gula dalam darah. Penyebabnya dan gejala dari diabetes pun beragam, sedangkan cara mengobatinya sudah pasti dengan tujuan untuk menurunkan kadar glukosa terlebih dahulu.

Mereka yang merokok lebih cenderung menderita diabetes tipe-2. Meskipun sudah berhenti, jika sebelumnya kebiasaan merokoknya sudah parah maka akan sulit terbebas dari ancaman diabetes. Lebih parahnya, jika perokok yang sebelumnya sudah memiliki siabetes akan sulit untuk disembuhkan.

16. Impotensi

Pria perokok akan mengalami disfungsi ereksi, presentasenya semakin besar pada mereka yang berusia antara 30 hingga 40 tahun. Mengapa demikian?

Merokok akan merusak pembuluh darah, menyempitkan arteri sehingga mengurangi pasokan darah dan juga tekanan darah menuju Mr. P. Kondisi ini akan membuat Mr. P mengalami impotensi atau kesulitan ereksi. Karena itu, apabila Anda tidak ingin dianggap ‘lembek’ di depan pasangan, hindarilah rokok.

17. Kenaikan sel darah putih

Sel darah putih bertanggung jawab untuk memproteksi tubuh dari infeksi. Dengan merokok, maka sel darah putih akan mengalami kenaikan sehingga mengakibatkan peningkatan risiko serangan jantung, stroke, dan kanker.

18. Kerusakan otot

Jika Anda terinspirasi dengan cowok-cowok di acara L-Men of The Years, lebih baik hentikan kebiasaan merokok. Mengapa? Karena salah satu bahaya merokok adalah kesulitan membangun otot akibat darah dan oksigen yang tidak secara maksimal mengalir ke dalam otot-otot Anda. Dengan merokok juga otot akan sering mengalami nyeri.

Tidak peduli seberapa banyak bahaya merokok yang buruk bagi kesehatan jika pada diri Anda sendiri tidak bermuara niatan untuk berhenti menjalankan kebiasaan tidak sehat ini.