Penyebab dan Obat Sakit Telinga

Penyebab dan Obat Sakit Telinga - Sakit telinga sering kali terjadi pada kita semua dengan gambaran keluhan nyeri yang bervariasi, dapat berupa rasa sakit yang tajam, rasa panas pada telinga, atau nyeri seolah-olah telinga terasa penuh. Rasa sakit pada telinga pun terkadang datang dan terkadang juga menghilang, serta dapat mengenai satu telinga saja atau kedua-duanya. Melalui tulisan ini mari kita bersama-sama mempelajari tentang kemungkinan penyebabnya dan sedikit mengetahui tips untuk mengatasi atau mengobati sakit telinga.
Penyebab Sakit Telinga
Penyebab dan Obat Sakit Telinga

Penyebab Sakit Telinga.

Secara umum berikut merupakan berbagai penyebab sakit telinga, antara lain:

  • Glue ear atau penumpukan cairan dalam telinga

Glue ear merupakan penumpukan cairan dalam telinga, cairan yang menumpuk menekan bagian-bagian telinga dalam yang sensitif sehingga mengakibatkan rasa sakit dan juga menyebabkan gangguan pendengaran.  Glue ear ini lebih sering menimpa pada anak-anak dibandingkan orang dewasa. Dokter akan mendiagnosis penyebab sakit telinga ini berdasarkan gejala dan riwayat anak. Kondisi ini sering sembuh dengan sendirinya tanpa pengobatan.

  • Infeksi/peradangan pada saluran telinga bagian luar.

Infeksi telinga ini dapat mengenai orang dewasa maupun anak-anak, yaitu berupa infeksi telinga bagian luar yang mempengaruhi saluran telinga. Tahukan Anda, jika seluruh saluran telinga/tabung yang mengarah ke telinga bisa mengalami peradangan dan terasa sakit, terkadang dapat terlihat liang telinga yang mengalami bengkak sehingga seolah-olah telinga keadaan tertutup.

  • Bisul atau folikel rambut yang terinfeksi, pada liang telinga.

Seperti bisul pada umumnya, bisul di telinga juga dapat pecah, mengeluarkan cairan berupa nanah dan sembuh dengan sendirinya setelah beberapa hari, tetapi jika Anda merasa sangat tidak nyaman, maka sebaiknya berobatlah ke dokter. Dokter mungkin dapat mengeluarkan nanah sampai bersih menggunakan berbagai peralatan medis yang tersedia.Banyak infeksi telinga yang dapat sembuh dengan sendirinya tanpa pengobatan, tetapi pada beberapa kasus diperlukan penggunaan antibiotik atau obat tetes telinga yang tentunya membutuhkan resep dokter.

  • Cedera atau iritasi liang telinga yang disebabkan benda-benda yang masuk ke dalam telinga.

Sakit telinga dapat diakibatkan oleh cedera pada bagian dalam liang telinga, misalnya karena gesekan cotton bud waktu membersihkan kotoran telinga yang dilakukan secara berlebihan, atau ketika memakai cotton bud terdorong sehingga sampai menusuk ke dalam telinga, berbahayanya apabila sampai mengakibatkan gendang telinga mengalami pecah atau bocor. Perlu Anda tahu bahwa liang telinga sangatlah sensitif dan dapat dengan mudah mengalami iritasi. Jadi berhati-hatilah ketika menggunakan cotton bud, jangan sampai terlalu semangat sehingga sampai menimbulkan iritasi.

  • Sumbatan pada liang telinga akibat penumpukan kotoran atau benda asing lainnya yang terjebak.

Sering kali sakit telinga yang seperti ini dialami oleh seseorang setelah melakukan aktifitas berenang, atau telinganya kemasukan air. Hal ini mungkin terjadi akibat kotoran yang menumpuk di dalam telinga ketika terkena air mengembang dan menekan jaringan liang telinga yang sensitif sehingga menimbulkan sakit.Jika sakit telinga yang Anda alami disebabkan karena kotoran telinga yang menumpuk dan keras, jangan coba-coba untuk menghilangkannya menggunakan cotton bud, karena hal ini justru akan mendorong kotoran masuk lebih jauh ke dalam dan dapat merusak gendang telinga.

Untuk menghilangkan kotoran telinga ini, dokter mungkin merekomendasikan obat tetes telinga untuk melunakkan terlebih dahulu sehingga dapat keluar secara alami. Namun pada beberapa kasus, dokter mungkin akan melakukan tindakan membuang kotoran dengan cara pembilasan telinga atau menyongkelnya dengan menggunakan alat khusus.

  • Infeksi tenggorokan dan pilek yang mempengaruhi organ telinga.

Jika telinga Anda sakit dan pada saat yang bersamaan Anda juga mengalami sakit tenggorokan, terutama pada saat menelan, mungkin sakit telinga Anda itu merupakan gejala dari infeksi tenggorokan, seperti amandel, quinsy /abses di bagian belakang tenggorokan.

Beberapa jenis radang amandel dapat sembuh dengan sendirinya setelah beberapa hari tanpa perlu menggunakan antibiotik. Tapi untuk quincy, Anda perlu memeriksakan diri ke dokter sesegera mungkin untuk menanganinya. Seseorang mungkin mengalami quinsy dengan keluhan sakit tenggorokan semakin memburuk dengan sangat cepat.

  • Eksim yang terjadi pada kulit liang telinga atau dermatitis seboroik.
  • Nyeri rahang atau nyeri sendi temperomandibular.
  • Sakit gigi graham paling belakang yang terletak di dekat telinga.
  • Trigeminal neuralgia atau nyeri pada saraf wajah.

Penyebab Sakit Telinga Lainnya Yang Jarang.


  • Abses gusi.

Abses gusi adalah Adanya sekumpulan nanah yang terbentuk dalam gigi atau gusi yang diakibatkan infeksi bakteri. Kondisi ini bisa menyebabkan sakit telinga, meskipun gejala utamanya adalah nyeri gigi yang terasa sakit berdenyut-denyut.

  • Nyeri saraf wajah.

Mungkin saja nyeri telinga yang Anda alami sekarang ini termasuk neuralgia trigeminal yang terjadi secara mendadak, disertai rasa nyeri yang parah pada wajah. Kondisi ini umumnya disebabkan tekanan pada saraf utama di dalam tengkorak. Pada neuralgia trigeminal, rasa sakit dapat dirasakan di rahang, pipi atau mata yang dapat berlangsung beberapa detik sampai beberapa menit.

  • Eksim pada liang telinga.

Jenis eksim dermatitis seboroik juga dapat menyebabkan sakit telinga. Karena eksim ini mempengaruhi setiap area kulit yang secara alami berminyak salah satunya adalah telinga, di samping itu ia juga akan menyebabkan kulit iritasi, memerah, meradang, dan bersisik. Untuk mengatasinya, dokter biasanya meresepkan obat tetes telinga yang mengandung kortikosteroid.
Obat Sakit Telinga Dan Cara Mengatasi Lainnya.

  • Untuk meringankan sakit bisa Anda gunakan obat penghilang rasa nyeri/analgetik yang dijual bebas seperti ibuprofen atau parasetamol atau aspirin.
  • Jangan mengkorek-korek telinga dengan apapun termasuk cotton bud saat telinga Anda mengalami sakit.
  • Lindungi telinga jangan kemasukan air.
  • Untuk sakit telinga karena infeksi telinga bagian luar dapat menggunakan obat sakit telinga tetes yang mengandung antibitoik. Namun obat tetes ini jangan digunakan jika gendang telinga bocor, sebaiknya periksakan terlebih dahulu ke dokter.

Dan segera berobat ke dokter, jika:

  • Sakit telinga disertai demam dengan suhu tinggi 38ยบ C atau lebih.
  • Sakit telinga yang diawali dengan batuk pilek.
  • Sakit telinga disertai dengan gejala lainnya seperti sakit kepala, pusing, atau pembengkakan di sekitar telinga.
  • Sakit telinga yang tidak kunjung membaik dalam waktu 24 – 48 jam.

Demikianlah tadi ulasan kita kali ini mengenai penyebab sakit telinga serta cara mengatasinya. Semoga dapat menambah wawasan kita, semoga bermanfaat.