Mencukur Rambut Pada kemaluan Yang Benar Untuk Menjaga Kesehatan

Mencukur Rambut Pada kemaluan
Mencukur Rambut Pada kemaluan. Informasi tentang mencukur rambut pada kemaluan ini layak dibaca oleh semua orang baik pria maupun wanita, karena sangat penting untuk menunjang kesehatan kita terutama miss V and Mr P. sebagian besar orang lebih senang memanjangkannya dengan berbagai alas an, namun sebenarnya aspek kesehatan harus senantiasa diutamakan. Bahkan dalam hadits Rosululloh yang diriwayatkan Anas bin Malik RA. bahwa Ia berkata:

“kami diberi waktu untuk menggunting kumis, jga hrus menggunting kuku, mencabut bulu ketiak serta mencukur bulu-bulu kemaluan yaitu tidak membiarkannya lebih dari 40 hari.”( HR Muslim, Ibnu Majaah, Ahmaad, At Tirmidzi, An Nasa’I serta Abu Daud).

Adapun manfaat rambut pada kemaluan antara lain: melindungi area yang cukup sensitive terutama pada miss V, meminimalkan gesekan pada saat berhubungan se**ual, merupakan tanda bahwa seseorang telah mengalami kematangan dalam hal se**ual, memberikan perasaan yang hangat disekitar organ intim dan sebagai tempat berkumpulnya suatu zat sebagai pengontrol perilaku se** seseorang. Karena pada rambut kemaluan memiliki banyak kelenjar keringat yang disebut apocrine untuk mengeluarkan secara alami feromon atau zat yang biasa dikeluarkan pada masa subur oleh tubuh yang kemudian dapat tersebar melalui udara untuk membuat lawan jenis dengan spesies yang sama menjadi tertarik akibat baunya.

Sehingga sebaiknya jangan membiarkan rambut kemaluan terlalu panjang, karena selain itu bisa memicu bersarangnya jamur, bakteri dan kuman yang kemudian berkembang biak dan memicu gangguan kesehatan. Namun hindari juga mencukur rambut pada kemaluan yang terlalu pendek bahkan hingga bersih, karena juga tidak baik untuk kesehatan. Untuk itu mari simak info tentang cara mencukur rambut pada kemaluan yang benar:
  1. Rambut kemaluan yang jarang bahkan tidak pernah dicukur atau dirapikan sehingg terlampau rimbun bisa menjadi sarang bakteri, kuman dan sekutunya.  Dalam hal ini rapi adalah dengan sebatas dipendekkan semisal menggunakan gunting dan disisakan 1 hingga 2 cm. jika anda hendak mencukur rambut pada kemaluan dengan alat cukur anda bisa memakai sabun busa agar lebih mudah dan tidak sakit. Lalu anda bisa membersihkan kembali alat cukur anda.
  2. Sebaiknya anda jangan mencukur rambut pada kemaluan hingga bersih, hal ini karena rambut ini juga sebagai proteksi saat kuman hendak masuk kedalam organ intim bersama air semisal pada waktu cebok.
  3. Tidak disarankan mencukur rambut pada kemaluan dengan mencabutnya, karena hal ini memicu luka iritasi berupa lubang akibat hal tersebut dan bisa menjadi gerbang masuknya bakteri dan jamur terutama bagi kaum hawa yang rentan terkena lembab dan memicu infeksi pada kulit sekitar area intim. Anda bisa menggunakan gunting atau alat cukur yang dicuci terlebih dahulu.

Adapun manfaat mencukur rambut pada bulu kemaluan antara lain: memelihara kebersihan dan kesehatan organ intim agar tidak menjadi sarang kuman, membuat pasangan lebih tertarik sehingga membuat hubungan se**ual lebih nyaman dan leluasa, agar bau tak sedap menyingkir, mendongkrak rasa percaya diri karena bersih dan tanpa bau tidak sedap, pada perempuan akan membuat rasa nyaman dan bersih saat haid.

Jika setelah mencukur rambut pada bulu kemaluan anda merasakan iritasi kulit, atau gatal dll anda sebaiknya berkonsultasi dengan dokter yang bersangkutan. Hal ini karena setiap kulit memiliki kecenderungan tersendiri terhadap suatu hal termasuk mencukur rambut pada kemaluan yang tidak bisa dipukul rata harus sama dengan orang lain.